Kamis, 14 Juni 2012

Top 11 Penjara Paling Sadis Di Dunia Part 2


6. Diyarbakr Prison: (Turki)

Penjara ini disebut sebagai penjara terkejam di turki di mana segala kebrutalan dan kesadisan begitu lumrah terjadi. Dari 1981 sampai 1984, 34 orang tawanan tewas karena penyiksaan berlebihan, baik jiwa maupun fisiknya.
Belum lagi kasus penyimpangan seksual yang merajalela. Para napi sebenarnya telah melakukan protes terhadap pengelolaan penjara. Mereka melakukan mogok makan, bahkan membakar diri sendiri sebagai bentuk protes, namun tidak berhasil.
Fasilitas penjara ini sangat mengerikan dan jauh dari standar. Di sini pernah terjadi peristiwa menggegerkan di mana anak-anak dijebloskan di sini dan mendapat hukuman penjara seumur hidup. Kejahatan terhadap kemanusian sepertinya menjadi peristiwa biasa saja. Tak heran penjara ini masuk dalam salah satu penjara yang paling menyeramkan di dunia.
7. La Sabaneta Prison: (Venezuela)

Venezuela juga memiliki penjara tak kalah brutalnya, yakni La Sabanetaa, di mana kekerasan menjadi “santapan” sehari-hari. Fasilitas yang sangat minim, membuat wabah penyakit begitu mudah menyebar. Maklum, pelayanan dokter sangatlah minim, bahkan nyaris tak ada. Makanan kurang dengan menu yang jauh dari sederhana.
Kondisi napi di Penjara La Sabaneta adalah yang jelek dari yang terjelek. Tak heran kalo wabah kolera sempat mampir kemari dan memakan korban 700 napi. Di sini pun pernah terjadi pembantaian masal yang merenggut korban 100-an napi tahun 1994.
Kematian merajalela di La Sabaneta. Salah sedikit, nyawa bisa melayang. Para staf penjara yang malas mengurusi napi, sehingga para napi bisa leluasa berbuat semaunya. mereka berkelahi bahkan membunuh sesama napi. Para penjaga menutup mata atas kejadian-kejadian ini.
8. La Sante Prison: (Paris, Perancis)
Seperti penjara “maut” lainnya, di sini pun nyawa manusia tak berharga. Perlakuan brutal merajalela. Kesewenangan pengelola penjara membuat kehidupan napi benar-benar tidak berharga. Banyak napi akhirnya menjadi gila. Sel-sel penjara yang penuh kutu dan tikus, semakin membuat napi stress.
Sungguh ironis dengan arti kata ‘”La Sante” yang berarti health (kesehatan) dalam bahasa Inggris. Karena pada kenyataannya hidup di sana sungguh tidak sehat. Perbudakan antar sipir ke napi, napi ke sesama napi, sudah menjadi biasa. Kasus perkosaan antar sesama napi sangat tinggi dan terjadi setiap hari.
Tak heran kalau banyak napi tak tahan akhirnya bunuh diri, atau menjadi gila. Sepanjang tahun 2002 dikabarkan terjadi 122 kasus bunuh diri napi. Disusul 73 napi pada pertengahan 2003.
9. Rikers Island Prison: (Rikers Island, New York)
Penyiksaan brutal membuat penjara ini begitu dikenal di amerika. Pada 2007, tawanan Charles Afflic mengalami penyiksaan yang berlebihan dari penjaga penjara sehingga harus menjalani pembedahan otak. Sebanyak 6 napi bunuh diri di selnya karena tak tahan dengan suasana penjara yang menekan, pada 2003.
10. Tadmor Military Prison, Syria
Kematian di penjara ini seperti tak terhitung banyaknya. Kekerasan di Tadmor begitu mengerikan dan benar-benar tak kenal ampun. Seorang mantan napi Tadmor menggambarkan penjara ini sebagai kerajaan maut dan kegilaan yang mengerikan.
Tadmor memiliki penjaga haus darah, narapidana penjagal,dan tawanan politik. Pada 1980, sesudah percobaan pembunuhan pada Presiden (di Damaskus), narapidana terpaksa membayar mahal.
Para perajurit penyerang penjara, mereka menggunakan helikopter dan mendarat di Tadmor. Para prajurit ini membatai 500 orang tawanan di sel mereka. Para napi ini mati mengenaskan, tidak dapat menyelamatkan diri karena para sipir merantai kaki mereka di sel.
11. Guantanamo Prison: (Kuba)


Penjara Guantanamo adalah kompleks penjara militer di bawah Joint Task Force Guantanamo (JTF-GTMO) dan menempati sebagian dari pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Teluk Guantanamo yang luasnya 117 km per segi.
Kamp tahanan paling mengerikan itu dioperasikan pihak Amerika sejak Januari 2002. Lokasinya berada tepat di kepulauan yang menyatu dengan Kuba. Area camp tahanan Guantanamo terdiri dari 3 camp yaitu Camp Delta, Camp Iguana, dan Camp X-Ray (yang sudah lebih dahulu ditutup) yang merupakan instalasi militer AS.
Jumlah seluruh tahanan yang ada di dalam “Camp X-Ray” diperkirakan 660 orang. Mereka berasal dari 44 negara, semua terkait dengan tuduhan sebagai bagian dari “terorisme” internasional. Sebagian besar adalah pejuang al-Qaeda dan Taliban yang ditangkap di Afghanistan. Dan para teroris yang dicurigai Amerika melakukan penyerangan terhadap gedung WTC pada tanggal 11 September 2001 silam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar